Atasi Batu Saluran Kencing, WKJ Edukasi Khasiat Herbal Tersaintifikasi

banner 468x60

Slawi FM – Masalah batu saluran kencing (BSK) sering kali menjadi momok yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Guna mengedukasi masyarakat mengenai penanganan alternatif yang aman dan teruji, Program Halo Slawi FM Jamune Kyeh menghadirkan Dokter Saintifikasi dari Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Kalibakung, Alimiyati, pada Jumat (03/07/2026) pagi.

Dalam bincang-bincang interaktif tersebut, Alimiyati mengupas tuntas bagaimana ramuan jamu tradisional yang telah tersaintifikasi dapat membantu mengatasi masalah batu saluran kencing.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, batu saluran kencing adalah suatu kondisi di mana terbentuknya material keras (batu) di dalam saluran kemih. Secara spesifik, BSK terjadi ketika batu yang terbentuk di ginjal turun dan menyumbat bagian dari saluran kemih, mulai dari saluran ureter (penghubung ginjal dan kandung kemih), kandung kemih, hingga uretra (saluran pembuangan akhir).

“ Jadi biasanya BSK ini gejalanya nyeri hebat pada pinggang dan perut bawah, gangguan saat buang air kecil, perubahan kondisi urine, mual dan muntah serta demam dan menggigil,” ungkap Dokter Alimiyati

Untuk membantu meluruhkan dan mengatasi gejala BSK diantaranya daun tempuyung, daun kumis kucing, rimpang alang-alang dan daun keji beling. Tanaman herbal ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan batu baru serta meningkatkan pengeluaran urin (diuretik) sehingga dapat memperlancar buang air kecil.

” Penggunaan ramuan ini membutuhkan ketelatenan. Biasanya efek perbaikan baru terlihat setidaknya setelah 8 minggu konsumsi. Oleh karena itu, penyiapan bahan ramuan sebaiknya langsung dilakukan untuk kebutuhan 8 minggu,” jelas Dokter Alimiyati.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kunci utama terhindar dari BSK adalah penerapan pola hidup sehat. Kombinasi antara hidrasi yang optimal (banyak minum air putih), aktif bergerak, dan menjaga pola makan mampu menekan risiko BSK secara signifikan. Namun, masyarakat juga diimbau untuk realistis memahami batasan terapi herbal.

” Perlu dicatat, jamu ini bersifat membantu meredakan gejala dan meluruhkan batu berukuran kecil. Ini bukan pengganti tindakan operasi jika kondisi medis pasien memang sudah memerlukan intervensi bedah,” tegas Dokter Alimiyati.

Bagi masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya yang ingin mendapatkan layanan konsultasi dan pengobatan sediaan jamu saintifik, WKJ Kalibakung membuka layanan dengan tarif terjangkau. Hanya dengan Rp50.000, pasien sudah mendapatkan paket obat herbal untuk konsumsi selama satu minggu. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui layanan komunikasi di nomor 0821-3000-1643.

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dan aman dalam memanfaatkan kekayaan herbal lokal yang berbasis bukti ilmiah (evidence-based) di bawah pengawasan langsung para ahli medis. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *