Slawi FM – Masalah anemia masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia, khususnya bagi generasi muda dan ibu hamil. Merespons hal tersebut, Dokter Saintifikasi Jamu dari Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Kalibakung Arkina Putri Dewanti, membagikan strategi pencegahan anemia dalam program Halo Slawi FM Jamune Kyeh, Jumat (12/06/2026) pagi
Dalam dialog tersebut, Dokter Arkina menjelaskan bahwa anemia terjadi saat kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah batas normal. Akibatnya, pasokan oksigen ke seluruh tubuh terhambat, yang memicu gejala lemas, letih, lesu, pusing, hingga mata berkunang-kunang. Standar kadar Hb normal untuk laki-laki 13 g/dL, perempuan 12 g/dL dan ibu hamil 11 g/dL.
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pencegahan anemia pada remaja putri usia 12-18 tahun. Dokter Arkina menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah terkait pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) di sekolah dengan dosis satu tablet per minggu.
” Remaja putri yang sudah menstruasi kehilangan banyak darah setiap bulan. Intervensi TTD ini penting, bukan hanya untuk menjaga konsentrasi belajar, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang mencegah stunting di masa depan,” ujarnya.
Selain mengimbau masyarakat mengonsumsi makanan kaya zat besi, vitamin B2, dan asam folat (seperti daging merah, telur, dan sayuran hijau), Dokter Arkina juga membagikan resep herbal berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang terbukti ilmiah mampu meningkatkan Hb diantaranya daun kelor memiliki kandungan zat besi 5 kali lebih tinggi dari bayam hijau, bayam merah yang mengandung zat besi 2 kali lebih besar dibandingkan bayam hijau.
Kemudian bunga rosella kaya akan vitamin C dan kalsium yang optimal mencegah anemia serta jinten hitam (habbatussauda) mengandung Thymoquinone yang berfungsi memicu peningkatan kadar zat besi.
Di akhir sesi, Dokter Arkina mengajak pendengar untuk lebih peduli pada pola makan dan tidak ragu memanfaatkan kekayaan herbal di sekitar lingkungan demi menjaga tubuh tetap bugar dan bebas dari anemia.
“ Kita harus kenali anemia, jika merasa letih, lesu dan mata berkunang – kunang langsung periksakan ke puskesmas untuk memastikan Hbnya normal atau tidak. Kemudian bagi anak sekolah konsumsi tablet penambah darah yang diberikan oleh pemerintah. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi ke WKJ Kalibakung bisa datang langsung atau bisa hubungi nomor whatsapp kami di 082130001643,” pungkasnya. (CF)
Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah








