Slawi FM – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus gencar mengenalkan bahasa dan budaya Indonesia ke kancah internasional.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui Diseminasi Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), khususnya ajang bergengsi Festival Handai Indonesia (FHI). Hal itu terungkap dalam program Halo Slawi FM di Radio Slawi FM pada Kamis (21/05/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Widyabahasa Ahli Madya, Citra Aniendita Sari menjelaskan bahwa Festival Handai Indonesia merupakan wadah bagi warga negara asing (WNA) untuk menunjukkan kemahiran dan kreativitas mereka dalam berbahasa Indonesia. Kata “Handai” sendiri bermakna kawan, teman, atau sahabat, yang mencerminkan semangat merangkul masyarakat internasional.
” Festival Handai Indonesia bukan sekadar lomba, melainkan jembatan diplomasi budaya. Kami ingin memfasilitasi para pembelajar BIPA di seluruh dunia untuk mengaktualisasikan kemampuannya dalam bercerita, berpuisi, berpidato, hingga bernyanyi dalam bahasa Indonesia,” ujar Citra.
Ia menambahkan, program ini terbukti sukses meningkatkan minat orang asing untuk mendalami budaya nusantara sekaligus memperkuat kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.
“ Jadi kami itu membuka kesempatan festival ini untuk semua warga negara asing di belahan negara manapun. Jika mereka lolos seleksi masuk ke babak final atau menjadi finalis, akan kami undang ke Jakarta. Semua tiket, akomodasi, penginapan, konsumsi akan ditanggung oleh Badan Bahasa,” tutur Citra.
Adapun untuk babak seleksi akan dilaksanakan bulan Juni 2026, dan pengumuman hasil seleksi pada pertengahan bulan Juni. Kemudian untuk babak finalnya, para finalis akan diundang ke Jakarta tanggal 18 Agustus 2026 mendatang.
Menutup perbincangan, Citra berharap diseminasi informasi melalui lembaga penyiaran publik seperti Slawi FM dapat memperluas jangkauan program ini. Ia mengajak masyarakat lokal, khususnya yang memiliki relasi atau sedang mendampingi mahasiswa dan pekerja asing di Indonesia, untuk mendorong mereka ikut berpartisipasi.
” Melalui kemahiran, kreativitas, dan kecintaan pada bahasa Indonesia, semoga bahasa Indonesia semakin mengglobal dan mendunia,” pungkasnya. (CF)
Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah








