Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Balai Bahasa Jateng Gelar PKBI bagi Aparatur Pemkab Temanggung

banner 468x60

Slawi FM – Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi dan citra institusi pemerintah, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pegawai Pemerintah di Kabupaten Temanggung.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 7 – 8 Mei 2026, bertempat di Laboratorium Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Temanggung.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara ini dihadiri oleh para Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, Djoko Prasetyono. Dalam sambutannya, Djoko menekankan bahwa kemahiran berbahasa bukan sekadar urusan teknis, melainkan instrumen vital dalam pelayanan publik.

” Bahasa yang digunakan aparatur mencerminkan kualitas layanan sekaligus citra institusi pemerintah,” tegas Djoko di hadapan para peserta pada Kamis (7/5).

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, menjelaskan bahwa PKBI merupakan program strategis untuk memastikan bahasa negara hadir secara prima di ranah birokrasi.

” Kami berharap kesadaran dan keterampilan aparatur dalam menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah terus meningkat, baik dalam penyusunan surat dinas maupun penggunaan di ruang publik,” ujar Laily.

Ia juga menambahkan bahwa tertib berbahasa akan berdampak langsung pada efektivitas tata kelola administrasi pemerintahan yang berkelanjutan.

Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari para ahli diantaranya hari pertama diisi oleh Ema Rahardian dengan membedah sosialisasi Permendikdasmen Nomor 2 Tahun 2025 serta teknis penggunaan bahasa Indonesia dalam surat dinas untuk meminimalkan ambiguitas dalam korespondensi pemerintahan.

Kemudian hari kedua oleh Ika Inayati memberikan paparan mengenai pengutamaan bahasa negara di ruang publik, yang menyoroti penerapan regulasi bahasa pada papan informasi dan lingkungan instansi pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Temanggung diharapkan dapat menjadi teladan dalam pengutamaan bahasa Indonesia, guna mewujudkan birokrasi yang lebih profesional dan komunikatif. (CF/II)

Penulis : Ika Inayati | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *