Manfaat Terapi Akupunktur Bagi Penderita Hipertensi

banner 468x60

Slawi FM – Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara pengobatan farmakologi dan non farmakologi. Pengobatan farmakologi salah satunya adalah Beta-bloker yang dapat memperlambat kerja jantung dan memperlebar pembuluh darah. Selain dengan pengobatan farmakologi, bisa juga dibantu dengan pengobatan non farmakologi seperti terapi akupunktur.

Demikian yang dikatakan oleh Terapis Akupuntur UPTD WKJ Diyah Ayu Puspitasari dalam Program Halo Slawi FM Jamune Kyeh yang dipandu oleh Sofia pada Jumat (08/08/2025) pagi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Diyah, terapi akupunktur merupakan pengobatan tradisional Tiongkok yang menggunakan jarum tipis untuk ditusukkan pada titik-titik tertentu di tubuh. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan aliran energi dalam tubuh, yang diyakini dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

“ Terapi akupunktur ini caranya menusukan jarum yang kecil pada titik – titik tertentu yang ada kandungan – kandungan hormon di dalam tubuh yang bisa merangsang sistem saraf. Titik akupunktur yang dipercaya dapat memicu pelepasan endorfin. Endorfin adalah hormon yang dapat menghilangkan rasa sakit alami dan meningkatkan suasana hati,” tutur Diyah.

Untuk jarum akupunktur sendiri umumnya tidak menyebabkan rasa sakit yang signifikan saat dimasukkan atau ditusukkan. Meskipun mungkin ada sedikit sensasi seperti tusukan atau kesemutan, rasa sakit yang ditimbulkan biasanya minimal, bahkan kurang dari suntikan, karena jarum akupunktur sangat tipis. Beberapa orang mungkin merasakan sensasi hangat, berat, atau mati rasa setelah jarum dimasukkan, tetapi ini juga tidak dianggap sebagai rasa sakit yang parah tergantung pada kondisi pasien.

“ Jadi terapi akupunktur ini bermanfaat positif untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi. Manfaatnya untuk mengurangi kepala pusing, leher terasa kaku dan rasa berdebar. Maka, akupunktur ini sebagai relaksasi agar otot dan pembulu darah tidak tegang yang bisa mengakibatkan komplikasi kalau tidak segera ditangani,” jelas Diyah.

Selain terapi akupunktur, pasien penderita hipertensi juga akan dilakukan terapi inframera yang bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, relaksasi otot, dan mengurangi nyeri serta menambah stimulasi kinerja titik akupunktur tersebut. Bagi pasien hipertensi selain melakukan terapi akupunktur juga diimbangi dengan mengkonsumsi jamu tradisional yang ada di WKJ agar proses pengobatan hipertensi maksimal.

“ Kalau sudah melakukan terapi akupunktur dan jamu, pasien juga wajib menjaga pola makan sehat, rajin berolahraga, kelola stres, istirahat teratur serta cek kesehatan secara berkala untuk memastikan kondisi kesehatan kita,” pungkasnya. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *