KPU Kabupaten Tegal Tetap Produktif di Masa Non Tahapan, Fokus Pemutakhiran Data dan Edukasi Pemilih

banner 468x60

Slawi FM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menegaskan bahwa kerja-kerja kelembagaan tidak pernah berhenti, meskipun saat ini tidak sedang berada dalam tahapan pemilu atau pilkada aktif. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua KPU Kabupaten Tegal Himawan Tri Pratiwi dalam program live talkshow di Studio Radio Slawi FM pada Selasa (30/06/2026) pagi.

Menurut Himawan, anggapan masyarakat bahwa KPU “libur” saat tidak ada pemilu adalah sebuah kekeliruan. Justru, masa non-tahapan ini menjadi momentum krusial untuk melakukan pembenahan internal dan persiapan jangka panjang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ada beberapa klaster kerja utama yang menjadi fokus KPU Kabupaten Tegal saat ini diantaranya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dimana KPU terus bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk menyaring data warga yang meninggal dunia, pindah domisili, atau alih status TNI/Polri, serta memasukkan pemilih pemula.

Kemudian pendidikan pemilih dan sosialisasi yang menyasar segmen pemilih pemula di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat guna menekan angka golput di masa mendatang, penguatan kelembagaan dan SDM dengan melakukan evaluasi internal, penataan regulasi, serta peningkatan kapasitas staf sekretariat KPU serta Pengelolaan logistik pasca-pemilu dengan melakukan inventarisasi, perawatan, dan penghapusan logistik pemilu sebelumnya sesuai dengan regulasi yang berlaku.

” Masa non-tahapan ini adalah waktu bagi kami untuk ‘menanam’. Kami memperkuat fondasi data dan terus mengedukasi masyarakat. Jadi, ketika tahapan pemilu berikutnya dimulai, kita sudah siap,” ungkap Himawan.

Himawan menuturkan bahwa KPU Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus membuka ruang transparansi informasi, salah satunya melalui kolaborasi media seperti talkshow interaktif ini. Diharapkan, masyarakat tidak hanya aktif saat hari pencoblosan saja, melainkan juga peduli terhadap perkembangan literasi politik secara berkelanjutan.

“ Melalui live talkshow ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap proaktif, terutama dalam memastikan diri dan keluarganya tercatat sebagai pemilih yang sah melalui layanan digital maupun posko pelayanan yang tetap dibuka di kantor KPU Kabupaten Tegal,” jelas Himawan.

Himawan juga menambahkan bahwa tantangan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) ke depan dinilai akan semakin kompleks, terutama yang berkaitan dengan mobilisasi massa dan penguatan literasi politik masyarakat.

“ Kami berkomitmen menjaga integritas dalam menyelenggarakan setiap tahapan pemilihan yang jujur, adil, transparan, dan akuntabel serta membuka kritik, saran dan masukan agar KPU ke depan menjadi lebih baik,” pungkasnya (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *