Pemkab Tegal Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Keadilan Sosial dalam Kebijakan Publik

banner 468x60

Slawi FM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Lapangan Belakang Setda Kabupaten Tegal, Senin (01/06/2026) pagi.

Momentum ini ditegaskan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan refleksi krusial untuk memastikan nilai-nilai Pancasila diimplementasikan dalam tindakan nyata dan kebijakan publik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”.

” Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah ketidakpastian dunia dan ancaman fragmentasi,” ujar Amir saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Dalam amanat tersebut, Kepala BPIP menekankan bahwa nilai musyawarah dan mufakat Pancasila merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik global. Hal ini sejalan dengan tanggung jawab konstitusional Indonesia dalam mewujudkan ketertiban dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Yudian juga memberikan instruksi tajam kepada para pemimpin pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah. Ia meminta agar seluruh kebijakan publik yang dilahirkan wajib berorientasi pada keadilan sosial.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat merasa ditinggalkan,” tegasnya dalam amanat tertulis.

Pesan luhur tersebut direspons positif oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal. Ahmad Rifqi Rizqullah (29), salah satu ASN peserta upacara, menyatakan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan alarm bagi korps birokrasi untuk menjaga integritas.

” Bagi saya, ini menjadi pengingat bagi ASN untuk senantiasa bekerja dengan integritas, profesionalisme, serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Nilai Pancasila adalah pedoman dalam memberikan pelayanan publik yang adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan,” tutur Rifqi.

Ia berharap implementasi nilai gotong royong ini dapat mendorong Kabupaten Tegal semakin maju dan berdaya saing.

Upacara khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, para camat, perwakilan mahasiswa, serta staf di lingkungan Pemkab. Tegal.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk memperteguh semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *