Dukung Akurasi Data Nasional, Kapolres Tegal Terima Kunjungan Kepala BPS dalam Rangka Sensus Ekonomi 2026

banner 468x60

Slawi FM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26). Sebagai bentuk sinergi antar instansi, Kepala BPS Kabupaten Tegal, Bambang Wahyu Ponco Aji, mendatangi langsung Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tegal untuk melakukan pendataan, pada Selasa (07/07/2026) pagi.

Kedatangan rombongan BPS ini disambut hangat oleh Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasastyo, di ruang kerjanya. Kehadiran pucuk pimpinan Polres Tegal ini menjadi simbol dukungan penuh kepolisian terhadap kedinasan ekosistem satu data Indonesia, khususnya di sektor perekonomian.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala BPS Kabupaten Tegal, Bambang Wahyu Ponco Aji, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan untuk memotret peta perekonomian, struktur usaha, hingga karakteristik pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tegal.

” Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan dukungan dari Bapak Kapolres beserta jajaran. Sinergi ini sangat krusial, tidak hanya sebagai contoh bagi instansi dan pelaku usaha lain demi suksesnya Sensus Ekonomi 2026,” ujar Bambang.

Bambang juga memastikan bahwa seluruh petugas lapangan yang diterjunkan telah dibekali dengan atribut resmi, seperti Surat tugas resmi dari BPS Kabupaten Tegal, Kartu identitas (ID card) yang dilengkapi kode QR dan Rompi khusus petugas sensus.

“ Untuk mengantisipasi keraguan di masyarakat, kami menyediakan fitur verifikasi cepat. Masyarakat cukup memindai (scan) barcode pada ID card petugas untuk memastikan keaslian identitasnya. Selain itu, layanan aduan resmi juga dibuka melalui nomor WhatsApp di 085819833328 dan 082138887913,” tambah Bambang.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasastyo menegaskan jajaran kepolisian siap menyukseskan jalannya Sensus Ekonomi 2026. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, hingga pelaku usaha di Kabupaten Tegal untuk menyambut petugas dan memberikan data yang jujur serta akurat.

” Data yang akurat adalah kompas bagi arah pembangunan daerah maupun nasional. Kami dari jajaran Polres Tegal siap mendukung penuh, termasuk membantu mengedukasi masyarakat agar tidak ragu menerima kedatangan petugas BPS,” tegas AKBP Bayu Prasastyo.

Proses wawancara dan pendataan terhadap Kapolres Tegal berjalan lancar dengan menerapkan protokol terstruktur. Pelaksanaan SE26 di Kabupaten Tegal ini diharapkan dapat menghasilkan basis data ekonomi yang valid, kredibel, dan akurat sebagai instrumen utama pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di masa depan. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *