Kenalkan Dunia Penyiaran Sejak Dini, Siswa TK IT Salimah Adiwerna Siaran di Slawi FM

banner 468x60

Slawi FM – Pagi yang cerah di Studio Radio Slawi FM mendadak riuh oleh tawa dan celoteh ceria puluhan siswa-siswi dari TK IT Salimah Adiwerna pada Sabtu, (18/04/2026) pagi.

Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah petualangan edukatif untuk mengenal lebih dekat dunia penyiaran (broadcasting) sejak usia dini.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak berkeliling melihat langsung ruang kendali, ruang produksi, hingga masuk ke dalam studio siaran utama. Dengan mata berbinar, anak-anak mengamati deretan tombol di mixer audio dan mikrofon besar yang selama ini hanya mereka dengar suaranya melalui gelombang radio.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala TK IT Salimah Nur Ismiyati mengatakan bahwa TK IT Salimah memiliki dua layanan pendidikan yakni TK dan KB. Pihaknya hadir membersamai tumbuh kembang anak agar menjadikan generasi sukses dan berhati cahaya.

“ Kami memiliki visi terwujudnya murid yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mengekspresikan kreatifitas, bekerja sama dalam kolaborasi, memiliki kemandirian yang kuat dan mampu menjaga kesehatan diri serta berinteraksi baik dengan lingkungan sekitar,” tutur Ismi.

Untuk mewujudkan visi, TK IT memiliki program unggulan diantaranya TPQ pagi, kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam.

Kurikulum ini berpusat dan memuliakan anak – anak atau tergantung dari keinginan anak dalam proses pembelajaran, pembiasaan beribadah sejak dini untuk menguatkan spiritual, adab dan karakter seperti bersabar, mengerti batasan dan sopan santun.

“ Kita juga kegiatan eksploratif, disentra persiapan, peran, pembangunan dan bahan alam cair. Dan ekstrakurikuler tahfidz, mewarnai dan menari yang sudah meraih juara,” jelas Ismi.

Ismi juga menjelaskan bahwa kegiatan outing class ini bertujuan untuk memperluas wawasan anak di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, anak-anak di usia dini harus belajar secara kontekstual melalui pengalaman langsung.

” Dengan melihat berbagai profesi secara langsung, diharapkan imajinasi dan cita-cita anak mulai tumbuh dengan beragam referensi. Selain itu, kegiatan ini melatih rasa percaya diri, komunikasi yang baik, belajar bahasa, hingga interaksi sosial melalui dunia broadcasting,” tambah Ismi.

Sementara itu, salah satu guru TK IT Febri Leksani, membagikan tips penting agar anak merasa bahagia selama menempuh pendidikan. Menurutnya, peran guru adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan.

” Kuncinya ada pada gurunya. Interaksi dan komunikasi yang baik kepada anak-anak menjadi hal yang sangat penting. Kita harus memastikan anak merasa nyaman dan aman terlebih dahulu, barulah proses belajar bisa berjalan dengan maksimal,” ujar Febri.

Adapun kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama. Suasana penuh keakraban ini membuktikan bahwa edukasi mengenai media massa bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *