Perkuat Ketahanan Ekonomi, Pemkab Tegal dan BI Edukasi Ratusan Kader PKK

banner 468x60

Slawi FM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal bersinergi memperkuat literasi keuangan dan ketahanan pangan keluarga.

Langkah ini diwujudkan melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta Perlindungan Konsumen yang digelar di Pendopo Amangkurat, Jumat (22/05/2026) siang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara yang menyasar ratusan anggota Tim Penggerak (TP) PKK se-Kabupaten Tegal ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara KPw BI Tegal, Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, dan TP PKK Kabupaten Tegal.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala KPw BI Tegal Bimala, Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nilna Almuna Ischak, Wakil Ketua TP PKK Indah Cahyani Kholid, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal beserta jajaran undangan terkait.

Peran Strategis Perempuan dalam Stabilitas Ekonomi

Dalam sambutannya, Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menegaskan bahwa perempuan memegang kendali strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik sekaligus menekan laju inflasi melalui pola konsumsi yang bijak.

Menurut Bimala, esensi dari edukasi CBP Rupiah kini telah bergeser. Tidak lagi sekadar mengenali fisik dan merawat uang, melainkan juga membangun kesadaran kolektif untuk mencintai produk lokal serta mengelola pos pengeluaran rumah tangga secara efektif.

“ Perempuan, khususnya ibu rumah tangga, adalah garda terdepan dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Lewat konsumsi yang bijak dan pemanfaatan produk lokal, masyarakat secara langsung ikut berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ujar Bimala.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Tegal, Nilna Almuna Ischak, mengapresiasi kolaborasi multi-pihak ini. Ia menilai edukasi semacam ini sangat krusial bagi kaum perempuan, terutama dalam menghadapi tantangan pengelolaan pangan dan perlindungan konsumen di era digital.

“ Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Manfaatnya sangat besar bagi ibu-ibu PKK dalam meningkatkan literasi keuangan, manajemen konsumsi, hingga menumbuhkan kecintaan pada produk lokal,” kata Nilna.

Ia juga mendorong kader PKK untuk menjadi agen edukasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hadirkan Chef Muto dan Kompetisi Olahan Pangan Lokal

Selain pemaparan materi literasi keuangan dan perlindungan konsumen, acara ini dikemas secara interaktif melalui perlombaan memasak. Para peserta ditantang dalam lomba mengolah ikan tongkol yang dipadukan dengan komoditas bawang putih lokal.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya demo masak dari Chef Muto. Chef nasional kelahiran Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal tersebut mendemonstrasikan berbagai teknik pengolahan pangan lokal agar memiliki nilai jual tinggi, menarik, dan mampu menopang kesejahteraan keluarga.

Melalui sinergi ini, Pemkab Tegal dan Bank Indonesia berharap masyarakat dapat menerapkan pola konsumsi yang cerdas dan sehat, sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan ekonomi dari lingkup keluarga hingga daerah. (CF/JI)

Penulis : Jazuli | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *