Slawi FM – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) menggelar aksi edukatif bagi generasi muda. UPT WKJ menyambangi SMP Al Usmaniyyah Lebaksiu untuk menggelar sosialisasi bertajuk “Kreasi Jamu Menjadi Minuman Kekinian” pada Selasa (21/04/2026) pagi.
Hadir sebagai narasumber, Mei Rahmawati dan Bayu Triatmojo memaparkan bagaimana jamu yang identik dengan rasa pahit dan kuno dapat bertransformasi menjadi minuman segar yang digemari remaja.
Menurut Mei, kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk mengenalkan kembali warisan budaya nusantara. Tujuan utama dari sosialisasi ini antara lain rebranding jamu yaitu mengubah stigma jamu dari “minuman orang tua” menjadi minuman yang relevan bagi milenial dan Gen Z.
Kemudian inovasi pengolahan dengan memberikan inspirasi kepada siswa untuk mengolah empon-empon menjadi sajian yang menarik secara visual dan rasa serta literasi kesehatan yaitu mengedukasi manfaat jamu sebagai alternatif minuman sehat dibandingkan minuman berpemanis buatan.
Tidak hanya sekadar teori, para siswa diajak terlibat langsung dalam sesi praktik. Di bawah panduan tim UPT WKJ, peserta mencoba berbagai inovasi rasa dan teknik penyajian modern yang lebih estetik.
” Antusiasme siswa sangat luar biasa. Mereka ternyata tertarik bereksperimen dengan rasa saat tahu bahwa jamu bisa dipadukan dengan bahan-bahan modern tanpa menghilangkan khasiatnya,” jelas Mei.
Melalui inisiatif ini, diharapkan para pelajar di Lebaksiu tidak hanya bangga pada budaya lokal, tetapi juga mampu menjadi agen inovasi yang menjadikan jamu sebagai gaya hidup sehat di masa depan. Jamu diharapkan naik kelas yakni tetap sehat di badan, namun tetap trendi di tangan. (CF)
Kontributor : UPT WKJ | Editor dan Publish : Chairul Falah








