Slawi FM – Guna meningkatkan kapasitas kader perempuan dalam pemanfaatan herbal berwujud ketahanan kesehatan keluarga, Pemerintah Desa Talok melalui Tim Penggerak PKK menggelar Pelatihan Pembuatan Jamu Kunyit Asam.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Talok, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal ini dilaksanakan pada Sabtu (06/06/2026) pagi.
Dalam menyukseskan agenda tersebut, PKK Desa Talok menggandeng tim ahli dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) sebagai narasumber utama. Tidak hanya memaparkan teori, tim UPT WKJ juga memandu para peserta secara langsung dalam praktik pembuatan jamu kunyit asam yang higienis dan sesuai standar kesehatan.
Ketua TP PKK Desa Talok menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan ganda. Selain memperkuat pemahaman masyarakat terhadap esensi jamu sebagai warisan budaya bangsa, kegiatan ini juga diproyeksikan untuk mendorong optimalisasi bahan herbal lokal yang melimpah di lingkungan sekitar.
” Kami berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi seremonial, tetapi mampu melahirkan keterampilan baru yang berdampak nyata bagi kesehatan keluarga, bahkan membuka peluang usaha rumahan baru bagi ibu-ibu di Desa Talok,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari puluhan ibu-ibu PKK yang memadati ruang aula. Para peserta secara interaktif mendalami materi mengenai standarisasi khasiat kunyit dan asam jawa, teknik pengolahan yang benar agar kandungan gizinya tetap terjaga, hingga aspek higienitas produk.
Melalui sinergi bersama UPT WKJ ini, Pemerintah Desa Talok berharap pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di tingkat rumah tangga dapat semakin masif, sekaligus memperkuat pilar ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. (CF)
Kontributor : WKJ | Editor dan Publish : Chairul Falah








