Tingkatkan Kompetensi Digital, SMPN 2 Pangkah Gelar IHT Pembelajaran Inovatif

banner 468x60

Slawi FM – Dalam upaya transformasi pendidikan berbasis teknologi, SMP Negeri 2 Pangkah menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Optimalisasi Penggunaan Teknologi dalam Merancang Pembelajaran Mendalam yang Inovatif”. Agenda peningkatan kapasitas pendidik ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 27 hingga 30 April 2026.

Memasuki hari ketiga, Rabu (29/04/2026), kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Winarto. Dalam arahannya, Winarto menekankan bahwa penguasaan teknologi oleh guru berbanding lurus dengan capaian prestasi siswa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“ IHT ini sangat krusial untuk meningkatkan kompetensi guru. Guru yang kompeten akan mampu mengemas pembelajaran yang menarik, sehingga prestasi murid pun ikut terdongkrak,” ujar Winarto.

Selain aspek akademik, ia juga memberikan peringatan keras terkait tantangan sosial remaja saat ini. Winarto menghimbau para pendidik untuk memperketat pengawasan terhadap pergaulan siswa, terutama guna mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti tramadol yang kian marak di kalangan pelajar.

Hadir sebagai narasumber utama, Juni Tri Setiyono, guru SDN Danawarih 03 sekaligus Guru Pejuang Digital (GPD) Kemendikdasmen. Ia membedah pemanfaatan aplikasi Ruang Murid Rumah Pendidikan melalui optimasi Papan Interaktif Digital.

Menurut Juni, platform Ruang Murid menyediakan berbagai fitur bahan ajar interaktif yang dirancang untuk mendukung deep learning (pembelajaran mendalam) berbasis digital. Paparan ini memicu antusiasme tinggi dari para peserta, salah satunya Mei Parmawati.

“ Saya mencoba fitur Lab Maya di platform tersebut. Ini sangat membantu untuk praktikum IPA, karena visualisasinya sangat menarik dan memudahkan siswa memahami konsep yang abstrak,” kata Mei.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Pangkah, Ali Komsakum, menyatakan optimismenya bahwa IHT ini akan menjadi katalisator perubahan di sekolahnya. Ia berharap hasil dari pelatihan ini dapat segera diimplementasikan di ruang kelas.

“ Tujuan utama kami adalah peningkatan kualitas pembelajaran yang berdampak langsung pada rapor pendidikan sekolah. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami berkomitmen mewujudkan transformasi pendidikan berbasis teknologi yang berkelanjutan,” tegas Ali. (CF/AN)

Penulis : Ardan | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *