Pantura Tourism Expo Jadi Ajang Promosi Wisata Efektif di Kabupaten Tegal

banner 468x60

Slawi FM – Paguyuban Usaha Jasa Pariwisata (Pujawisata) akan menggelar Event Pantura Tourism Expo (PTE) 2025 di Kabupaten Tegal pada tanggal 23 – 24 September 2025 bertempat di Grand Dian Guci.

Anggota pujawisata terdiri dari biro wisata, pengusaha bus, rumah makan, pengusaha objek wisata, maupun catering. Berbagai usaha terus dilakukan untuk mengembangkan wisata.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Demikian yang dikatakan oleh Ketua Pantura Tourism Expo Hary Purwanto dalam Talkshow Pagi dipandu oleh Sofia di Studio Radio Slawi FM, pada Jumat (12/09/2025) pagi.

Menurut Hary, tujuan event PTE dalam rangka mendukung promosi pariwisata daerah dan meningkatkan kunjungan wisata daerah khususnya di Kabupaten Tegal. Kegiatan ini tentunya bersinergi dengan semua pihak diantaranya Pemerintah Kabupaten Tegal, Biro Perjalanan dan Wisata, TNI/Polri dan pelaku UMKM di Kabupaten Tegal.

“ Event ini tujuan utamanya sebagai promo wisata agar para pengunjung dapat berbondong – bondong untuk berwisata di Kabupaten Tegal,” tutur Hary.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Akhmad Uwes Qoroni mendukung dan mensuport event PTE. Apalagi saat ini Kabupaten Tegal memiliki 3 program diantaranya program pengembangan destinasi wisata, pemasaran pariwisata dan peningkatan SDM pariwisata.

Ketiga program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui penataan objek wisata, promosi daya tarik wisata, dan pengembangan kualitas serta kemampuan masyarakat yang terlibat dalam industri pariwisata.

“ PTE ini selaras dengan ketiga program untuk mendukung dan mempromosikan serta peningkatan SDM di pariwisata. PTE ini sesuatu yang luar biasa dan kita sudah diskusikan bersama untuk kedepan pariwisata di Kabupaten Tegal bisa mendunia,” jelas Uwes.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pancasakti Tegal Prayitno menambahkan bahwa pentingnya model pentahelix dalam dunia pariwisata terletak pada kolaborasi yang menciptakan sinergi untuk mengembangkan sektor pariwisata secara holistik dan berkelanjutan.

“ Kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, masyarakat, dan media penting dalam dunia pariwisata. Maka semua pihak harus berkomitmen bersama – bersama untuk mengolah dan mengembangkan pariwisata secara bertahap agar potensi wisata dapat berjalan dengan baik,” ujar Prayitno.

Diakhir talkshow, Uwes berharap ke depan para pengunjung wisata di Kabupaten Tegal bertambah dengan memanfaatkan Weekdays untuk Hidroterapi dan Hidrowellness dengan Air Geothermal di Guci serta Wisata Kesehatan Jamu di Kabupaten Tegal.

“ Kami berharap destinasi wisata di Kabupaten Tegal tidak hanya rekreatif saja, tapi juga menyehatkan dan menenangkan. Masyarakat Kabupaten Tegal harus bangga dan terlibat menjadi pelaku, pengunjung, dan promotor wisata. Harapannya para wisatawan yang datang berwisata ke Kabupaten Tegal pulang menjadi lebih sehat dan bahagia,” pungkasnya. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *