LPM Buya Hamka TMU dan Slawi FM Berkolaborasi Asah Skill Public Speaking Mahasiswa

banner 468x60

Slawi FM – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Tegal (TMU) menjalin kolaborasi strategis dengan Radio Slawi FM. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan keterampilan public speaking mahasiswa melalui praktik langsung sebagai penyiar radio profesional.

Program ini dilaksanakan secara rutin setiap Minggu siang, pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Studio Slawi FM. Di sana, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendalami berbagai aspek penyiaran, meliputi teknik vokal yaitu pengaturan intonasi dan artikulasi, penguasaan materi yakni cara menyusun narasi siaran yang menarik dan membangun kepercayaan diri dengan melatih mental berbicara di depan publik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua LPM Buya Hamka, Abdul Khaerul Haq, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi dan jurnalistik.

” Program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ruang belajar langsung yang sangat berharga. Mahasiswa bisa merasakan atmosfer dunia penyiaran secara nyata sehingga keterampilan komunikasi mereka terasah dengan baik,” ujar Abdul.

Salah satu anggota LPM, Avril, berbagi cerita tentang transformasinya yang semula merasa tidak percaya diri hingga sempat ragu untuk mengudara.

” Awalnya saya tidak yakin, bahkan sempat menolak. Tapi setelah mengikuti latihan dan mendapat dukungan dari teman-teman serta pembimbing, saya jadi terbiasa. Sekarang saya merasa lebih berani untuk speak up dan melakukan siaran langsung,” ungkap Avril.

Sementara itu, Direktur Utama Slawi FM, Apun Yudoko, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif TMU. Menurutnya, dunia penyiaran saat ini sangat membutuhkan talenta muda yang komunikatif dan adaptif.

” Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dunia penyiaran memerlukan regenerasi talenta yang percaya diri. Program ini adalah wadah yang tepat untuk mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi mumpuni,” jelas Apun.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa TMU diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill yang kuat untuk bersaing di dunia profesional. Langkah ini sekaligus membuktikan komitmen Universitas Muhammadiyah Tegal dalam menghadirkan pola pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan tantangan zaman. (CF/RA)

Penulis : Riza | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *