Slawi FM – Objek Wisata Guci di Kabupaten Tegal mulai diserbu wisatawan pada masa libur Lebaran 2026. Lonjakan signifikan tercatat sejak hari pertama Idulfitri, di mana ribuan pengunjung datang untuk menikmati suasana alam pegunungan dan pemandian air panas.
Kepala UPTD Pengelola Objek Wisata Guci, Wahyudi, mengungkapkan bahwa tren kenaikan jumlah wisatawan mulai terasa sejak Sabtu (21/03/2026).
” Sebelum lebaran, rata – rata 500 – 700 pengunjung per hari, hari pertama lebaran meningkat tajam menjadi sekitar 1.400 orang. Sedangkan hingga Senin (23/03/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat sudah ada 1.470 pengunjung yang masuk, dan angka ini diprediksi akan terus bertambah hingga siang hari,” ujar Wahyudi.
Untuk itu, pihak pengelola memastikan tarif tiket masuk masih sesuai dengan regulasi yang berlaku dan sudah termasuk premi asuransi.
” Terkait tiket masuk, pengelola masih memberlakukan tarif sesuai aturan yang berlaku saat ini. Pada hari libur dan masa lebaran, harga tiket masuk untuk pengunjung dewasa sebesar Rp. 20.000 dan anak-anak Rp. 18.000. Sedangkan pada hari biasa, tarifnya Rp 18.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak,” jelas Wahyudi.
Guna menjamin kenyamanan pengunjung, pengelola telah menyiagakan pos pelayanan dan kesehatan yang bekerja sama dengan Polres Tegal, Puskesmas Bumijawa, Puskesmas Pujungan, serta didukung oleh organisasi masyarakat dan Pramuka.
Namun, Wahyudi memberikan catatan khusus bagi wisatawan terkait fasilitas Pancuran 13 dan Pancuran 5 bahwa kedua area tersebut saat ini masih digratiskan karena belum berfungsi maksimal, proses renovasi dan pembangunan baru akan dilakukan setelah masa libur Lebaran usai dan para wisatawan diimbau tetap berhati-hati dan menjaga kebersihan lingkungan.
Adapun fasilitas pendukung seperti hotel dan penginapan dipastikan telah siap 100%, termasuk ketersediaan air panas yang kembali normal. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan luar kota, seperti Vera asal Jakarta.
” Tahun ini kami sekeluarga (36 orang) sengaja ke Guci karena penasaran. Selain mandi air panas, pemandangan alam pegunungannya sangat menarik,” tambah Vera. (CF/SA)
Penulis : Sofia | Editor dan Publish : Chairul Falah








