Bupati Tegal Gelar Buka Bersama Insan Media dan Ormas, Tekankan Pentingnya Kritik dan Sinergi

banner 468x60

Slawi FM – Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid menggelar acara buka puasa bersama insan media dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Tegal pada Jumat (13/03/2026) malam.

Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati ini juga menjadi ajang dialog dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ketua PWI, Ketua IWO, serta para pimpinan LSM dan yayasan di wilayah Kabupaten Tegal.

Dalam sambutannya, Bupati Ischak menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak dapat berjalan sendirian dalam merealisasikan program pembangunan. Ia menekankan pentingnya masukan, kritik, dan saran dari media massa serta organisasi masyarakat sebagai kontrol sosial.

” Ibarat petinju legendaris Muhammad Ali, sehebat apa pun dia, tetap membutuhkan seorang pelatih. Kita tidak bisa melihat kekurangan dan kelemahan diri sendiri, karena itu kita butuh sudut pandang orang lain atau feedback dari luar pemerintahan,” ujar Ischak.

Bupati juga memaparkan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan mulai membuahkan hasil positif bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal yang meningkat signifikan.

” Tahun 2024, 5,13% dan Tahun 2025, 5,97%. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, termasuk dukungan awak media yang selama ini berperan aktif menyampaikan program pemerintah secara luas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati, menyoroti tantangan informasi di era digital. Ia mengajak media dan ormas untuk bersikap proporsional dalam menghadapi gempuran berita bohong (hoax) yang sering viral secara tidak terkendali di media sosial.

” Menangkal berita hoaks yang telanjur bergulir bak bola api tidaklah mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan kemitraan yang kuat agar informasi yang sampai ke publik adalah opini yang dapat dipertanggungjawabkan. Kami butuh peran media dan ormas untuk meluruskan informasi yang tidak benar,” jelas Nurhayati.

Acara yang diikuti sekitar 120 peserta ini ditutup dengan dialog interaktif antara Bupati dengan para awak media, LSM, serta tokoh organisasi masyarakat guna menyerap aspirasi langsung dari lapangan. (CF/LI)

Kontributor : Lugi | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *