Slawi FM – Menjawab tantangan ekonomi global dan ketatnya persaingan dunia kerja, sebuah langkah konkret diambil untuk membentengi masa depan pemuda di Kabupaten Tegal. Kolaborasi strategis antara LPK Amanah Citra Cemerlang (ACC) dan Bank Arta Puspa Mega (APM) meluncurkan program pemberdayaan bertajuk ” Generasi Cerdas, Masa Depan Gemilang “.
Program ini hadir sebagai solusi menyeluruh bagi anak muda yang ingin mandiri secara ekonomi, mulai dari edukasi keterampilan, penempatan kerja, hingga dukungan finansial.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan LPK ACC, Ahmad Fauzan Amrullah, dalam Live Talkshow di Studio Radio Slawi FM pada, Rabu (11/03/2026) pagi.
Fauzan menjelaskan bahwa LPK ACC melalui ACC Japan Centre memiliki rekam jejak yang kuat dalam membimbing pemuda bekerja di Jepang. Berbagai program unggulan ditawarkan, mulai dari Program Magang, Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker), hingga Matching Job di berbagai sektor industri di Jepang.
“ Kami fokus meningkatkan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melalui edukasi yang tepat. Banyak yang kami bantu karena sebelumnya salah memilih negara tujuan atau kurang informasi,” ungkapnya.
Menyikapi maraknya isu pemberangkatan tenaga kerja ilegal yang berisiko tinggi, LPK ACC menegaskan komitmennya untuk menggunakan jalur yang 100% legal dan terprosedur. Fauzan menekankan pentingnya keamanan bagi para pekerja.
“ Kami prihatin dengan fenomena PMI jalur tidak resmi yang sering berakhir pada kerugian materi hingga ancaman nyawa. LPK ACC hadir agar anak muda bisa bekerja di Jepang dengan aman dan tenang,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sektor yang dilayani khusus untuk pekerjaan di darat, seperti industri dan pertanian, bukan sektor kelautan atau pelayaran. Hingga saat ini, LPK ACC telah memberangkatkan 1.000 orang ke Jepang, dengan 500 orang lainnya saat ini sedang dalam proses menunggu keberangkatan.
“ Bagi masyarakat Kabupaten Tegal yang berminat bekerja secara legal ke Jepang, dapat menghubungi nomor layanan di 0856 4139 9914,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank APM, Dadi Sumarsana, menyatakan bahwa salah satu hambatan utama bekerja ke luar negeri adalah biaya. Di sinilah Bank Arta Puspa Mega (APM) berperan sebagai mitra finansial dan siap memberikan akses pembiayaan yang transparan bagi para calon tenaga kerja.
“ Kami mendukung penuh LPK ACC, bahkan hingga rencana terbang. Alhamdulillah, selama ini semua tenaga kerja dari Kabupaten Tegal tidak ada yang batal atau terlambat berangkat karena kendala biaya,” jelas Dadi.
Dadi berharap, pemuda yang bekerja di Jepang tidak hanya mencari kesejahteraan, tetapi juga menjadi duta bangsa yang membawa pulang kompetensi dan teknologi.
“ Mereka adalah Duta Pekerja Migran Indonesia, duta alih teknologi, sekaligus duta alih kesejahteraan bagi keluarganya,” pungkasnya. (CF)
Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah








