Optimalkan Perekonomian Lokal, Ketua MPR RI Beri Dukungan Penuh Great Sale Tegal

banner 468x60

Slawi FM – Komite Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tegal bersama Panitia Tegal Great Sale (TGS) melakukan audiensi penting dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, di rumah dinasnya di Jakarta pada Selasa (09/12/2025) malam.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Tegal, Mokhamad Amin, dan Ketua Panitia TGS, Elizabeth, bertujuan meminta dukungan sekaligus memaparkan strategi program yang digadang – gadang menjadi penggerak ekonomi daerah yang bersinergi dengan seluruh unsur pentahelix baik dari pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, maupun media.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam paparannya, Amin menjelaskan bahwa Tegal Great Sale merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi roda perekonomian.

“ Kami ingin menunjukkan bahwa Tegal memiliki potensi besar. Melalui TGS, kami berharap pelaku UMKM semakin berkembang, ekonomi masyarakat bergerak, dan yang terpenting, kepercayaan investor terhadap Tegal semakin meningkat,”tuturnya.

Senada dengan itu, Elizabeth menambahkan bahwa TGS disiapkan sebagai rangkaian kegiatan terpadu yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, komunitas, hingga sektor pariwisata.

“ Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kami untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak nyata,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tegal Great Sale. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui stimulasi sektor belanja, wisata, dan investasi.

Muzani berharap, TGS tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga program yang efektif memperkuat citra Tegal sebagai daerah tujuan yang potensial.

“ Program ini harus mampu berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Tegal,” tegasnya.

Selain itu, Muzani juga memberikan saran dan masukannya diantaranya :

1. Promosi dan Pemasaran

  • Pemanfaatan Tokoh Publik: Mengundang YouTuber/Artis tingkat nasional serta influencer dari kota-kota besar (Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dll.) untuk promosi.

  • Penguatan Promosi: Menggencarkan promosi dengan mengadakan beragam event seperti musik, olahraga, seni, dan budaya.

  • Strategi Event Masif: Mengusulkan konsep “semua kota melakukan kumpul di titik tertentu” untuk menciptakan dampak keramaian yang mendorong belanja.

  • Konten Khas Lokal: Membuat dan meracik teh (tradisi Jawa) serta mengadakan lomba masak ponggol sebagai daya tarik spesifik.

  • Pergantian Visual: Mengganti spanduk atau materi promosi setiap bulan, meskipun kegiatan utama diadakan antara Januari – Maret.

2. Dampak Ekonomi dan Data

  • Fokus UMKM: Tegal hanya UMKM yang menjanjikan; oleh karena itu, perlu menggerakkan semua lini UMKM.

  • Insentif: Memberikan diskon 10% bagi semua unsur yang terlibat atau wisatawan.

  • Target & Pengukuran: Menetapkan target kunjungan ke Tegal dan jumlah total uang yang dibelanjakan.

  • Pendataan Wisatawan: Melakukan pendataan mengenai asal wisatawan yang datang dan berapa lama mereka tinggal di Tegal.

  • Dukungan Finansial: Karena TGS (Tegal Great Sale/Sejenisnya) memerlukan biaya, perlu adanya dukungan sponsor atau urunan dana (crowdfunding).

3. Kegiatan dan Pelaksanaan

  • Melibatkan Semua Unsur: Mengundang dan melibatkan semua unsur (pemerintah, swasta, komunitas, dll.).

  • Momen Khusus: Merancang kegiatan mendekati bulan puasa, mencakup:

    • Olahraga: Marathon, jalan sehat, senam, sepeda.

    • Lainnya: Seni, Budaya, Sosial, dan Pendidikan.

  • Tujuan Acara: TGS (atau kegiatan sejenis) adalah upaya agar bisa menarik para wisatawan.

  • Kajian Keramaian: Memikirkan bagaimana cara agar orang berkumpul secara efektif di Tegal.

Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan Tegal Great Sale sebagai agenda unggulan daerah yang mampu meningkatkan perekonomian dan memperkenalkan potensi Tegal ke tingkat nasional. (CF/MN)

Penulis : Musolin | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *