Bongkar Rahasia Hidup Sehat Jauhi Kolesterol Jahat

banner 468x60

Slawi FM – Kolesterol tinggi adalah kondisi ketika kadar kolesterol total, terutama kadar kolesterol LDL (“jahat”) dan/atau trigliserida dalam darah, terlalu tinggi atau melebihi batas normal, seringkali juga disertai kadar HDL (“baik”) yang rendah. Batas normal kolesterol < 200 mg/dL, sedangkan kolesterol tinggi ≥ 240 mg/dL .

Demikian yang dikatakan oleh Dokter Ahli Pertama UPTD WKJ Kalibakung Arkina Putri Dewanti dalam Program Halo Slawi FM Jamune Kyeh pada Jumat (05/12/2025) pagi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Dokter Arkina, pasien yang memiliki kolesterol tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah melalui tes darah (panel lipid) yang rutin.

“ Biasanya pasien yang kolesterol tinggi tidak merasa gejala apapun, tapi saat di cek ternyata kolesterolnya tinggi. Maka untuk mamastikan harus cek rutin,” tutur Dokter Arkina.

Dokter Arkina menjelaskan bahwa faktor utama kolesterol tinggi yaitu terlalu banyak mengkonsumsi gorengan atau makanan yang diolah dengan cara digoreng secara deep-frying, obesitas, kurangnya aktifitas fisik, dan stress. Sedangkan gejala kolesterol tinggi umumnya mengalami rasa pegal atau berat di bagian tengkuk, leher belakang, atau pundak.

“ Gejala kolesterol tinggi biasanya ketika bangun tidur badan terasa pegal – pegal, capek, dan pusing. Jika kita sering mengalami pegal-pegal yang tidak hilang setelah istirahat atau disertai faktor risiko lain sebaiknya lakukan pemeriksaan darah (panel lipid) untuk memastikan kadar kolesterol kita,” ujar Dokter Arkina.

Dokter Arkina membagikan tips dan cara ampuh mengatasi kolesterol tinggi dengan jamu tradisional atau obat herbal seperti daun jati belanda, daun jati cina, herbal tempuyung dan teh hijau. Tanaman herbal tersebut berkhasiat menurunkan kadar kolesterol tinggi.

“ Berdasarkan untuk memaksimalkan khasiat jamu, pasien bisa mengkonsumsi jamu herbal selama 3 minggu berturut – turut, maka kita akan merasakan efektifitas dari jamu penurunan kolesterol. Kalau kolesterol sudah turun, pasien mengurangi dosis jamu tersebut atau dengan mengurangi konsumsi makanan mengandung lemak dan rutin berolahraga,” tegas Dokter Arkina.

Dokter Arkina menegaskan bahwa bagi penderita kolesterol tinggi, WKJ Kalibakung menyediakan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan. Biaya pemeriksaan laboratorium berkisar antara Rp. 26.500,- hingga Rp. 32.500,-. Tersedia juga paket jamu herbal lengkap untuk resep 1 minggu seharga Rp. 35.000,-.

“ Nanti kita obati dengan jamu herbal dan jangan lupa untuk selalu mengatur pola makan tinggi serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, diimbangi dengan olahraga. Setidaknya 3–4 kali seminggu, minimal 30 menit, baik jalan, berenang, maupun bersepeda. Ingat, jangan remehkan kolesterol tinggi, karena jangka panjang bisa menyumbat pembuluh darah yang berakibat pada komplikasi jantung dan stroke,” tandasnya. (CF)

Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *