Slawi FM – Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang efektif untuk pertolongan pertama alami di rumah, mudah ditanam dan memiliki khasiat cepat tanggap untuk berbagai keluhan umum atau pertolongan ringan yaitu jahe, kunyit, bawang putih dan bawang merah serta lidah buaya.
Demikian yang dikatakan oleh Dokter UPTD WKJ Kalibakung Arkina Putri Dewanti dalam Program Halo Slawi FM Jamune Kyeh dipandu Sofia pada Jumat (03/10/2025) pagi.
Menurut Dokter Arkina, jahe bisa digunakan untuk mengatasi mual, muntah, masuk angin dan perut kembung. Jahe sangat efektif untuk mengatasi perut kembung karena kandungan zat-zat aktifnya memiliki sifat khusus yang bekerja pada sistem pencernaan, sehingga dapat membuang gas di perut.
“ Jahe bekerja dengan mengatasi akar penyebab kembung caranya seduh beberapa irisan jahe segar yang sudah digeprek dengan air panas kemudian diminum selagi hangat,” tutur Dokter Arkina.
Selain jahe, tanaman obat lainnya yaitu kunyit yang memiliki fungsi sebagai pertolongan pertama untuk demam dan tenggorokan sakit karena mengandung kurkumin. Kurkumin merupakan senyawa aktif yang memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antioksidan yang dapat membantu meredakan gejala flu.
“ Cara pakai kunyit ini dengan parut kunyit, campur dengan sedikit air hangat atau dipotong – potong dan di rebus pada air mendidih. Kunyit ini juga dapat meredakan nyeri haid,” ungkap Dokter Arkina.
Kemudian bawang putih dan bawang merah juga bisa menjadi obat pertolongan pertama pada kasus – kasus ringan seperti sakit gigi dengan cara dikonsumsi secara langsung atau bisa di parut dan tempelkan pada gigi yang sakit. Selain bawang putih dan bawang merah lidah buaya bisa digunakan sebagai pertolongan pertama seperti pengobatan luka bakar ringan, luka sayat kecil, dan iritasi kulit.
“ Lidah buaya ini bisa digunakan untuk luka bakar ringan dengan cara oleskan gel lidah buaya pada area yang terluka atau terbakar untuk meredakan rasa sakit, mendinginkan, dan mempercepat penyembuhan,” pungkasnya. (CF)
Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah








