Slawi FM – Komisi A DPRD Jawa Tengah dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan monitoring ke Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Slawi FM pada Kamis, (02/10/2025) siang.
Rombongan berjumlah 15 orang yang diketuai oleh Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Imam Teguh Purnomo tersebut diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengawas Nurhayati didampingi Sekretaris Dewas Kusnianto, Anggota Dewas Toto Subandriyo dan Direktur Utama LPPL Radio Slawi FM Apun Yudoko beserta jajarannya di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Tegal.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Imam Teguh Purnomo mengatakan bahwa agenda kunjungan tersebut untuk melakukan monitoring terhadap keberadaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Slawi FM yang dinilai terbaik se Jawa Tengah mengudara di Frekuensi 99,3 FM. Ia berharap pertemuan ini akan mendapatkan manfaat dalam memperlancar arus siaran di Kabupaten Tegal.
“ Sesuai paparan Dirut Slawi FM kami apresiasi kinerja LPPL Radio Slawi FM, meskipun hibah relatif kecil, tetapi program – program inovatifnya lengkap dan kompleks. Semangat LPPL Radio Slawi FM teruslah berkarya dan menjadi inspirasi LPPL yang lain,” tutur Imam.
Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal sekaligus sebagai Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Slawi FM Nurhayati menjelaskan bahwa Radio Slawi FM telah dikelola secara mandiri dan membawa dampak positif terhadap kelembagaan yang lebih tertata.
“ Kami mendapatkan dana hibah dari Pemkab. Tegal untuk pembiayaan tunjangan Dewas, Direksi, hingga operasional disetiap tahunnya. Alhamdulilah dengan Direksi yang memiliki kompetensi luar biasa meskipun anggaran relatif kecil, tetapi kreatifitas dan inovatifnya terus berjalan hingga mendapatkan penghargaan dan pengakuan publik,” jelas Nurhayati.
Plt. Sekretaris Diskominfo Jawa Tengah Muhamad Faizin mengungkapkan LPPL Radio Slawi FM menunjukkan bahwa radio lokal memiliki inovatif dan menjadi contoh bagi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) lainnya termasuk program-program inovatif yang telah memberikan dampak positif bagi publik, sehingga banyak mendapat penghargaan termasuk menjadi media berpengaruh dari MAW Talk Yogyakarta.
“ Saya tidak menyangka kalau di Jawa Tengah ini masih ada radio yang masih eksis. Meskipun di era digital LPPL Radio Slawi FM terus melakukan inovasi – inovasi termasuk Radio Slawi FM dapat diakses melalui berbagai platform digital,” tambah Faizin.
Sementara itu, Direktur Utama LPPL Radio Slawi FM Apun Yudoko menegaskan bahwa Radio publik harus bisa menjaga independensi dan tidak komersil. Menurutnya Slawi FM tetap menjalankan fungsi kontrol yang menjadikannya sebagai media yang independen dan netral.
“ Independensi LPPL hanya berlaku jika check and balance berjalan dan pertanggungjawaban serta pengawasannya melalui Dewan Pengawas harus diatur melalui perda. Bahkan seleksi anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direksi harus diperketat melalui proses fit and proper test. Mekanisme pemilihan dewas dan direksi juga sudah diatur dalam Perda yang mengakomodasi kepentingan publik,” jelas Apun.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang monitoring, tetapi juga bentuk apresiasi dan dukungan terhadap Slawi FM yang terus berinovasi, menjaga profesionalisme dan berperan aktif dalam melayani masyarakat. (CF)
Penulis : Chairul Falah | Editor dan Publish : Chairul Falah








